Ditjen PAUD-DIKMAS

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini
dan Pendidikan Masyarakat

Dirjen PAUD dan Dikmas Ungkapkan Pentingnya 6 Literasi Dasar Bagi Sebuah Bangsa

Dirjen PAUD dan Dikmas Ungkapkan Pentingnya 6 Literasi Dasar Bagi Sebuah Bangsa
Dirjen PAUD dan Dikmas

08 September 2018 13:43:11

Deli Serdang, PAUD dan Dikmas - Forum Ekonomi Dunia tahun 2015 mengisyaratkan keterampilan abad ke-21 yang harus dimiliki bangsa-bangsa dunia adalah literasi dasar, kompetensi dan karakter. Enam literasi dasar yaitu literasi baca tulis, literasi hitung, literasi sains, literasi digital, literasi finansial, dan literasi budaya dan kewargaan.

Demikian disampaikan Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat (Dirjen PAUD dan Dikmas), Kemendikbud, Harris Iskandar saat membuka Festival Literasi Indonesia dan Pameran HAI 2018 di Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara, Kamis (6/9).

“Untuk mampu bersaing dan bertahan di era globalisasi, seorang individu harus memiliki kompetensi yang meliputi berpikir kritis dan mampu memecahkan masalah, komunikatif, kreatif dan kolaboratif,” papar Harris.

Karenanya, kata Harris, peringatan hari aksara internasional pada setiap 8 September ini menjadi momentum peningkatan keberaksaraan dan literasi masyarakat Indonesia. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) serta Pusat Data dan Statistik Pendidikan dan Kebudayaan Kemendikbud, penduduk Indonesia yang telah berhasil diberaksarakan mencapai 97,93 persen. Atau dengan kata lain, kini tinggal sekitar 2,07 persen atau 3.387035 jiwa yang mengalami buta huruf.

"Kalau presentase tetap. Tapi jumlah melek aksaranya berubah, berkurang. Mereka umumnya berada di daerah kantong-kantong kemiskinan,” papar Harris.

Seperti diketahui´╝îPeringatan HAI tahun ini secara nasional dipusatkan di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, pada tanggal 6 s.d. 9 September 2018, dan acara puncak peringatannya akan dilaksanakan pada tanggal 8 September 2018.

Rangkaian acara peringatan HAI akan dimulai dengan Festival Literasi Indonesia, Pameran Pendidikan dan Kebudayaan, simposium pendidikan kesetaraan, temu evaluasi program keaksaraan dan kesetaraan, workshop pengembangan pendidikan keaksaraan pada komunitas adat hingga pemberian anugerah aksara.(**)

Semua Berita